Selasa, 01 April 2014

PUISI - SAHABAT


          
Seringku mendengar keluh kesahmu
Dari beribu kata yang terucap di bibir manismu
Tak kuasa aku bila ku mengacuhkan
Walau hanya sepercik kata
Ku akan setia menemanimu sahabat

Meski matahari meninggalkan diperaduannya
Bersambut gelapnya malam yang menyelamkan sinarnya
Terlihat bulan dan bintang menyinari dalam gelapnya malam
Hinggan akan kelam bila tiba senja mentari yang begitu terik Akankah engkau mengerti bahwasanya
Aku hanya berpadu untukmu sahabat

Seolah bagaikan kicauan burung yang begitu riang
Bersuarakan nyanyian untuk sesamanya saling menyapa
Itulah aku, yang selalu menyanyi untukmu sahabat

Semoga semuanya selalu terkenang dihari-harimu
Bahwa sahabat terbaikmu adalah aku
Dan semoga kau selalu dalam titian dari sang pencifta
Bersamaku dikemudian selamanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar